Selasa 07 Sep 2021 12:50 WIB

Gubernur Bertemu AP, Anak yang Matanya Dicongkel Ortu

Bocah kelas 1 SD yang jadi korban pesugihan keluarganya dirawat di RSUD Syekh Yusuf.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman.
Foto: humas pemprov sulsel
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mengirimkan dokter dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel untuk memeriksa perkembangan kondisi bocah AP, korban penganiayaan orang tuanya sendiri di Kabupaten Gowa.

"Kita kirimkan dokter dari provinsi untuk mengecek bagaimana perkembangan kondisi setelah operasi," ujar Andi dalam keterangannya di Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Selasa (7/9).

Dia berharap, kasus yang menimpa AP menjadi perhatian serius di masyarakat. Andi meminta Dinas Perlindungan Anak Sulsel untuk melakukan pendampingan sebagai upaya pemulihan dan menjaga mental korban. Selain itu, kondisi AP juga akan terus diipantau selama tinggal di Rumah Aman.

"Kita mau kasih sepeda, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, dan juga ada tabungan untuk pendidikannya serta mainan," kata Andi.

Dia menyempatkan datang langsung mengunjungi bocah AP yang sedang menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa pada Senin (6/9) malam WITA. Di sana, Andi bertemu bocah berusia enam tahun yang mengenakan kaus berwarna merah muda. Mata sebelah kanan AP masih diperban.

AP baru saja menjalani operasi pada mata akibat luka yang dialaminya. Andi pun tampak berbincang kepada bocah perempuan itu. Dari perbincangan itu, diketahui AP saat ini duduk di kelas 1 SD tersebut. Insiden itu terjadi pada tanggal Rabu (1/9), atau sehari setelah kakak AP meninggal dunia.

"Informasi (pihak RS), korneanya tidak ada masalah. Tapi ada masalah disekitar matanya jadi harus mendapat penanganan dengan baik," jelas Andi.

Mengenai dugaan kekerasan akibat ilmu hitam oleh keluarga (ibu, ayah, nenek dan kakeknya), Andi menyerahkan masalah itu kepada pihak berwajib. Dia mendukung proses hukum yang tengah dilakukan aparat.

Paman AP, Bayu bertugas menjaga dan merawat korban selama menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf. "Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dan berterima kasih karena bapak Plt Gubernur menyempatkan diri untuk melihat AP. Semoga setelah kedatangan pak Plt Gubernur AP semakin semangat dan lekas sembuh," kata Bayu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement